Penemu-penemu canggih ini ternyata orang Indonesia


Nyatanya tidak seluruhnya hasil penemuan mutakhir adalah product impor dari asing. Terdapat banyak penemuan dihasilkan oleh beberapa orang asli Indonesia. Sebagian penemuan itu malah lebih dihargai pihak luar negeri dari pada bangsa sendiri. 

Penemuan yang dihasilkan golongan intelektual Indonesia itu bermacam. Dari mulai pola konstruksi bangunan hingga mesin aliran tanda 4G. 

Dari banyak penemuan mutakhir buatan orang Indonesia, sialnya tidak sering sekali dihargai oleh bangsanya sendiri. Walau sebenarnya telah semestinya hasil buah pikir intelektual negeri ini diapresiasi serta di kembangkan oleh pemerintah. Karena dengan demikian tiap-tiap warga bakal gampang menelusuri serta ikuti jejak beberapa penemu itu. 

Bila tak jadi janganlah heran hasil riset yang berwawasan beberapa puluh th. ke depan cuma jadi angin lantas. Diabaikan oleh bangsanya sendiri. 

Tersebut hasil ikhtisar merdeka atas sebagian penemuan mutakhir yang dihasilkan orang Indonesia : 

1. Penemu Container Nuklir 
Seseorang Peneliti serta Ketua Jurusan Tehnik Nuklir, Fakultas Tehnik, Kampus Gajah Mada, Yudi Utomo Imardjoko sukses dapatkan container limbah nuklir. Temuan adalah buah dari riset berbarengan lima koleganya. 

Container itu berupa silinder memiliki bahan titanium. Diameternya 1, 6 mtr. dengan panjang 4 mtr.. Sedang dindingnya setebal 24 sentimeter. 

Pemikiran Yudi didasari pada kemungkinan perlakuan limbah radioaktif nuklir dari uraian uranium serta plutonium. Diprediksikan bila ada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Indonesia berkapasitas 1000 megawatt, sekurang-kurangnya per th. membuahkan limbah sejumlah 797 ton. 

Klasifikasinya adalah 27 ton limbah kesibukan tinggi, limbah kesibukan tengah sejumlah 310 ton sedang limbah kesibukan rendah 460 ton. 

Untuk mendaur-ulangnya, diperlukan wadah penyimpanan yang ideal. Inspirasi container limbah nuklir Yudi di bangun berdasar pada manfaat untuk menumpuk limbah itu. Limbah yang disimpan itu mesti dilewatkan molekulnya meluruh sendiri dalam tenggang saat yang panjang. 

Bila didapati dengan cara fisik serta kimia dinyatakan stabil barulah dapat dipindahkan ke tempat yang terisolasi dari lingkungan. Bagaimanakah juga limbah nuklir itu terus beresiko untuk lingkungan. 

Tetapi temuan Yudi yang diprediksikan dapat menaruh limbah nuklir hingga 10 ribu th. itu tidak terpakai. Karena sampai sekarang ini di Indonesia belum ada pembangkit listrik tenaga nuklir. Diprediksikan bangsa kita baru membutuhkannya 50 th. yang akan datang. Walau sebenarnya penemuan itu telah jauh hari beroleh hak paten di Indonesia serta Amerika. 

2. Penemu kontruksi beton penyangga jalan layang 
Tjokorda Raka Sukawati sukses temukan tehnik pembangunan jalan layang tanpa ada mengganggu arus jalan raya lantaran bahu jalan kota besar yang sempit. Bahu tiang jalan layang yang sering dimaksud Sosrobahu (seribu bahu) itu dapat memutar beton seberat 480 ton 90 derajat. Berdasar pada hitung eksak, kontruksi Sosrobahu dapat bertahan sampai satu era lamanya. 

Tehnik Sosro bahu digunakan pada pembangunan jalan layang tol Cawang-Tanjung Priok (16, 5 km.) awal November 1989 silam. Tetapi enam th. sesudahnya Direktur Jenderal Hak Cipta Paten serta Merk Indonesia baru keluarkan hak paten. Hal itu termasuk lambat karena th. 1992 Jepang, Malaysia, serta Filipina telah terlebih dulu menerbitkan hak paten. 

Lelaki kelahiran Ubud ini pernah mencapai Gelar Insinyur di Institut Tehnologi Bandung (ITB). Ia meniti karir di PT Hutama Karya sampai menjabat juga sebagai direktur perusahaan. 

Hasil temuan Tjokorda yang dijuluki putra ASEAN ini telah diekspor ke Filipina, Malaysia, Thailand, serta Singapura. 

3. BJ Habibie penemu pesawat terbang 
Presiden ketiga Indonesia Bacharuddin Juiceuf Habibie menceritakan pengalamannya dalam industri penerbangan. Saat masih tetap kuliah di Jerman serta tengah merampungkan pekerjaan akhir juga sebagai prasyarat memperoleh gelar doktor, Habibie diharuskan bikin pesawat yang kecepatannya 20 kali kecepatan nada. 

 " Saat saya ingin kerjakan S-3, saya membuat pesawat terbang yang terbangnya 20 kali kecepatan nada. Seperti apa pesawatnya saya tak dapat memikirkan namun mesti di kembangkan, bila tak, ya tidak bisa S-3, " kata Habibie pada merdeka. com th. lantas. 

Pada saat meningkatkan pesawat itu, Habibie bekerja di perusahaan kecil di Hamburg, Jerman. Singkat cerita, selesai sukses meningkatkan pesawat itu, Habibie segera diminta pulang ke Tanah Air. Dia disuruh meningkatkan industri strategis didalam negeri. 

 " Sedikit yang tahu saya diminta pulang lantaran saya hanya gelombang ke-4 putra putri bangsa dikirim ke luar negeri, " tuturnya. 

Sesampainya di Indonesia, Habibie mulai meningkatkan industri penerbangan nasional dengan bikin pesawat N 250 yang ditangani cuma 20 orang. Tetapi harapan untuk memajukan industri strategis ini kandas saat Habibie diangkat jadi Wakil Presiden. 

 " Saya ditugaskan bikin industri strategis. Namun saat saya diangkat jadi wakil presiden saya menempatkan itu seluruhnya. Saya pada akhirnya mempunyai 48. 000 karyawan serta USD 10 miliar aset industri saya itu bikin pesawat N-250, " ceritanya. 

4. Penemu jaringan 4G 
Teknolgi 4G LTE yaitu tehnologi yang banyak dipakai oleh produsen smartphone di semua dunia. Tehnologi jaringan internet super cepat ini bikin sistem transfer data lebih cepat serta lebih stabil dibanding tehnologi 3G yang sampai kini banyak di kenal orang. Tetapi, apakah Anda ketahui siapa penemunya? 

Prof. Khoirul Anwar adalah penemu sekalian pemegang hak paten tehnologi 4G berbasis OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing). System ini dapat turunkan daya sampai 5dB atau 100 ribu kali lebih kecil dari yang dibutuhkan. 

Hasil temuan anak bangsa itu selama ini sudah dipakai perusahaan elektronik besar asal Jepang. Diluar itu tehnologi ini tengah dijajaki oleh raksasa telekomunikasi asal Tiongkok, Huawei Technology. 

Pria asal Kediri ini yaitu alumni Tehnik Elektro ITB dengan cumlaude di 2000. Kemudian dia meneruskan pendidikan di Nara Institute of Science and Technology (NAIST) serta beroleh gelar master di th. 2005 dan doktor pada 2008. Khoirul sempat juga terima penghargaan IEEE Best Student Paper Award of IEEE Radio and Wireless Symposium (RWS) 2006, di California. 

Inspirasi awalannya Khoirul coba kurangi daya transmisi manfaat tingkatkan kecepatan laju data. Penurunan daya dikerjakan sampai 5dB saja (100. 000 = 10 pangkat 5 kali lebih kecil dari tehnologi pada awal mulanya) serta akhirnya kecepatan transmisi malah bertambah. 

Di segi lain pada paten keduanya, Khoirul meniadakan sekalipun guard interval/GI. Akhirnya bikin frekwensi yang tidak sama bakal bertabrakan. Lalu Khoirul mengkombinasikannya dengan algoritma spesial di laboratorium. Dampaknya interferensi itu bisa diatasi dengan unjuk kerja yang sama dengan system umum karenanya ada GI. 
Share on Google Plus

About kakak idar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar